Jumat, 30 September 2016

Filsafat Sederhana

Filsafat Sederhana

Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang paling sempurna, karena manusia dibekali dengan berbagai kelebihan dibanding dengan makhluk lain, yaitu akal dan pikiran yang menjadi sifat keistimewaan manusia.
Dengan adanya akal, membuat manusia selalu ingin tahu tentang apapun. Kehidupan secara lebih baik merupakan sesuatu yang diharapkan mampu dicapai oleh manusia dalam kehidupannya. Mencapai hidup secara lebih baik manusia perlu untuk dibentuk atau diarahkan, serta diajarkan ilmu-ilmu demi menunjang kemampuannya di masa depan. Dalam memenuhi rasa ingin tahu itu manusia menggunakan jalur pendidikan. Salah satu pendidikan yang dapat dipelajari dan diberikan dalam mencari jati diri maupun kemampuan diri untuk menemukan bagaimana sebaiknya diri di masa depan dengan mempelajari filsafat.

Filsafat berasal dari kata falsafah yang berasal dari bahasa Arab. Padanan dalam bahasa Indonesia di ucapkan filsafat. Kata ini, berasal dari bahasa Yunani philos yang berarti cinta dan sophos yang berarti kebijaksanaan (wisdom). Filsafat merupakan cabang ilmu pengetahuan yang selalu menggunakan pemikiran mendalam, luas, radikal (sampai keakar-akarnya), dan berpegang pada kebijakansanaan dalam melihat suatu problem. Dengan kata lain, filsafat selalu mencoba mencari hakikat atau maksud/makna dibalik adanya sesuatu tersebut. Filsafat berarti berupaya mendapatkan kejelasan dan penjelasan mengenai seluruh realitas.
Dalam kehidupannya di dunia, manusia selalu mencari kebenaran. Dalam ilmu pengetahuan, kebenaran diperoleh dengan cara metode ilmiah. Filsafat dipahami sebagai suatu kemampuan berfikir mengguakan rasio dalam menyelidiki suatu objek atau mencari kebenaran yang ada dalam objek yang menjadi sasaran.

Filsuf sendiri adalah pemburu kebenaran dan kebenaran yang di buru adalah kebenaran hakiki tentang realitas dan setiap hal yang dapat di persoalkan, oleh sebab itu bisa di katakan berfilsafat berarti berburu kebenaran tentang segala sesuatu tanpa memprioritaskan benar atau salah. Orang yang memiliki pengetahuan banyak, di lingkungan masyarakatnya merasa sebagai seorang ilmiah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar