Senin, 05 Desember 2016

Filsafat Pendidikan: Tanggapan Bentuk Pengetahuan Terbirokrasi

Filsafat Pendidikan: Tanggapan Bentuk Pengetahuan Terbirokrasi

Pengetahuan terbirokrasi adalah sejumlah paket-paket pengetahuan yang dikonsumsi oleh peserta didik dikontrol, dibatasi dalam sekat-sekat standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, materi pokok dan alokasi waktu secara sistematik. Pembelajaran menjadi cenderung delivery of information; bukan eksplorasi oleh peserta didik karena paket-paket pengetahuan tersebut dipersepsi sebagai bersifat baku, siap-saji, siap-pakai.

Menanggapi peenyataan pengetahuan yang terbirokrasi diatas cukup memprihatinkan bagi peserta didik, serta memojokkan calon-calon pendidik juga. Mengapa demikian? Sebab apabila paket-paket pengetahuan sudah tercover sedemikian rupa lalu bagaimana untuk kreativitas peserta didik, bagaimana jika peserta didik mampu menemuka ide atau rumus dari hasil eksplorasinya sendiri, dan nasib calon pendidik maupun pendidik aturan, kaidah pun sudah ditetapkan.


Pendidik hanya mengajarkan apa yang telah ada pada kurikulum, berikut sistem pembelajaran yang mengikuti paket-paket pengetahuan yang terbirokrasi. Hal ini menjadikan kelumpuhan eksplorasi ilmu bagi peserta didik terlihat ketika mereka dikondisikan dalam budaya bisu di kelas, pengetahuan yang disekat menggunakan buku dan LKS, dan lain-lain. Semua menjadi bahan dalam realitas pendidikan di Indonesia.

Ibrahim,Teguh.2016.Struktur Fundamental Pedagogik.Bandung: PT Refika Aditama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar