Sabtu, 16 Juni 2018

Pandangan Upload Foto di Sosial Media

Assalamualaikum..
Teman,  sahabat,  saudara muslim..
Tidak terasa kita telah sama-sama hidup merasakan nikmat yang telah Allah SWT limpah curahkan kepada kita..
Baik rezeki, ilmu yang bermanfaat, bahkan cobaan maupun ujian hidup.  Semua pemberian-Nya adalah sama, tinggal kita sebagai manusia berusaha bagaimana menyikapi pemberian-Nya.
Menjadi seorang muslim, mempunyai tanggung jawab yang besar.  Semua yang ada di muka bumi ini hanyalah titipan dari Allah SWT, bahkan kita tidak mempunyai hak atas diri kita sendiri, keluarga, saudara, bahkan diri kita sendiri hanyalah milik Allah SWT dan harus kita jaga sebaik-baiknya.
Zaman jahiliah = zaman kebodohan
merupakan zaman ketika Rasulullah masih hidup. Dahulu, dan kini sangat jauh berbeda. Meskipun saat ini zaman sudah lebih terang benderang dan jauh dari kebodohan.  Namun, sayangnya kita hidup di zaman terakhir, menjadi umat Nabi Muhammad SAW yang terakhir,  begitu banyak ujian dari hal-hal sederhana yang sangat mudah untuk menorehkan "dosa"
 Hal sederhana itu muncul dari salah satu kelalaian kita, mengizinkan foto-foto "tak sesuai ajaran Islam(Al-Quran dan Hadist)" merajalela di akun sosial media kita. Apabila saudara seorang Muslim terlebih seorang Akhwat dengan "sengaja" mengupload foto dalam akun sosial medianya, sungguh terdapat kelalaian di dalamnya dan sungguh merugi diri tersebut.
Allah telah memerintahkan kepada Ikhwan untuk menundukkan pandangannya, bukankah hal yang mudah apabila kita seorang Akhwat (perempuan) mendukung hal tersebut dengan tidak mengunggah foto yang dengan mudah dapat menjadi konsumsi siapa saja, bahkan para Ikhwan di luar sana. Naudzubillah..
Menjadi sebuah hal di sayangkan apabila perbuatan semacam ini telah terjadi, karena hal tersebut bertentangan dengan “menutup” yang diperintahkan Al-Qur’an dan Sunnah terhadap para wanita.
Allah telah jelas berfirman dalam Al-Quran:
Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.“(QS. Al-Ahzab:59)

Dan
Al Hafidz Ibnu Hajar berkata dalam Fathul Bari (9: 424),
 "Telah menjadi kebiasaan wanita jaman dahulu dan sekarang adalah menutup wajah-wajah mereka dari pandangan laki-laki bukan mahram"
 Maka sudah seharusnya setiap orang-orang yang berakal menyadari bahwa kecantikan dan fitnah perempuan itu terkumpul pada wajahnya. Wajah yang ingin dilihat laki-laki untuk mengenalnya dan dari sini dapat diketahui perempuan tersebut cantik atau tidak. Oleh karena itu menyebar foto wajah sebagaimana yang disebutkan diatas membuka pintu fitnah juga terutama bagi perempuan itu sendiri dan fitnah juga terhadap laki-laki yang memandang foto tersebut.  Naudzubillah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar