Reflektif Fokus Saat Ini
Di
masa lalu, anak-anak pergi ke sekolah membawa buku, akan tetapi miris sekarang
sebaliknya mereka membawa ponsel sebagai hal yang wajib dibawa. Apakah mereka
benar-benar membutuhkannya atau hanya menganggapnya sebagai gaya hidup mereka
untuk menjaga percaya diri sebab ketika teman lain memiliki dan salah seorang
tidak memiliki, muncul rasa pesimis dalam bersekolah.
Jika
kita melihat banyak orang dari berbagai komunitas, mereka tidak akan kehilangan
teknologi yang bermunculan di dunia ini. Berbagai kalangan tidak hanya memiliki
satu ponsel tapi lebih dari satu ponsel yang benar-benar menghabiskan lebih
banyak uang. Terlihat di jalan, banyak pengendara pun sering menyalahgunakan
ponsel. Mereka mengemudi dan pada saat yang sama, mereka menelepon, mengirim
pesan teks atau mengakses internet. Padahal, hal ini dapat menyebabkan
kecelakaan lalu lintas karena mereka tidak fokus di jalan tapi mereka fokus
pada ponsel mereka. Selain itu, ada juga penyalahgunaan ponsel pada saat proses
belajar mengajar di sekolah yang saat guru sedang menjelaskan pelajaran di
depan kelas, siswa bermain ponsel. Ini memiliki dampak yang sangat negatif pada
prestasi siswa. Prestasi mereka bisa jatuh karena kurangnya konsentrasi pada
materi.
Melihat
keadaan seperti ini sudah sebaiknya sebagai calon guru, kita dapat bertindak
tegas melihat perilaku siswa yang menyalahgunakan ponsel saat jam pelajaran
kelas berlangsung, ataupun kerja sama guru dengan orangtua murid, mengenai
larangan membawa ponsel ke sekolah dan pengawasan saat anak menggunakan ponsel.
Banyak cara demikian yang dapat mengurangi penyalahgunaan ponsel. Sehingga
siswa dapat belajar selayaknya sebagai murid sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar