Belajar Bahasa
Berkaitan dengan
keanekaragaman pemakai dan pemakaiannya bahasa akan mengalami pergeseran dan
perubahan baik perubahan yang disadari maupun yang tidak disadari karena
lingkungan pemakai menuntutnya dari keanekaragaman pemakai dan pemakaian
tersebut, maka lahirlah bentuk dan bahasa yang tidak seragam yang disebut ragam
bahasa. Ragam bahasa adalah
macam-macam bahasa yang timbul karena pengaruh lingkungannya. ragam yang
dilembagakan dan diakui oleh sebagian besar masyarakat pemakai bahasa resmi dan
sebagai kerangka rujukan norma bahasa dalam penggunaannya. Ciri-ciri dalam bahasa baku adalah, 1. Kemantapan Dinamis, Mantap yang dimaksud adalah sesuai dengan kaidah yang
berlaku tetapi tidak kaku. Di bidang kosakata dan peristilahan, bahasa itu
dinamis dan selalu bertambah atau berubah mengikuti perkembangan zaman. 2. Cendikia, Ragam baku bersifat cendikia karena dipakai pada
situasi-situasi resmi. Di samping itu, ragam bahasa baku dapat dengan tepat
memberikan penalaran yang jelas dan teratur. Hal ini terwujud dalam susunan
kalimat, paragraf ataupun satuan bahasa yang lebih besar. 3. Seragam, Pada hakikatnya, proses pembakuan bahasa adalah proses
penyeragaman bahasa dalam hal ini kata-katanya yang seragam kalau memang
diperlukan di sini yang diseragamkan adalah kaidahnya bukan ragam bahasanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar