Selasa, 27 Desember 2016

Belajar Bahasa

Belajar Bahasa

Berkaitan dengan keanekaragaman pemakai dan pemakaiannya bahasa akan mengalami pergeseran dan perubahan baik perubahan yang disadari maupun yang tidak disadari karena lingkungan pemakai menuntutnya dari keanekaragaman pemakai dan pemakaian tersebut, maka lahirlah bentuk dan bahasa yang tidak seragam yang disebut ragam bahasa. Ragam bahasa adalah macam-macam bahasa yang timbul karena pengaruh lingkungannya. ragam yang dilembagakan dan diakui oleh sebagian besar masyarakat pemakai bahasa resmi dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa dalam penggunaannya. Ciri-ciri dalam bahasa baku adalah, 1. Kemantapan Dinamis, Mantap yang dimaksud adalah sesuai dengan kaidah yang berlaku tetapi tidak kaku. Di bidang kosakata dan peristilahan, bahasa itu dinamis dan selalu bertambah atau berubah mengikuti perkembangan zaman. 2. Cendikia, Ragam baku bersifat cendikia karena dipakai pada situasi-situasi resmi. Di samping itu, ragam bahasa baku dapat dengan tepat memberikan penalaran yang jelas dan teratur. Hal ini terwujud dalam susunan kalimat, paragraf ataupun satuan bahasa yang lebih besar. 3. Seragam, Pada hakikatnya, proses pembakuan bahasa adalah proses penyeragaman bahasa dalam hal ini kata-katanya yang seragam kalau memang diperlukan di sini yang diseragamkan adalah kaidahnya bukan ragam bahasanya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar