Sabtu, 17 Desember 2016

Belajar Ikhlas,Sabar, dan Tetap Semangat

Jika semua yang kita kehendaki terus kita dapat miliki, darimana kita mampu untuk belajar ikhlas. Jika semua yang kita impikan segera terwujud, darimana kita belajar sabar. Jika setiap doa kita terus dikabulkan, bagaimana kita dapat belajar ikhtiar.

Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak pernah merasakan air mata. Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak mempunyai kekurangan. Seorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak memiliki masa-masa sulit, biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang ketulusan. Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar keikhlasan. Ketika perasaanmu terluka sangat dalam oleh perkataan maupun perbuatan orang lain, maka saat itu kamu sedang belajar tentang memaafkan. Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang kesungguhan. Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang ketangguhan. Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang kemurahan hati.

Bagaimanapun kehidupan sedang mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan tetap semangat. tuhan menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “kebetulan”. orang yang hebat tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan mereka di bentuk melalui kesukaran, tantangan & air mata. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar