Dalam kamus filsafat dijelaskan bahwa pengetahuan
(knowledge) adalah proses kehidupan yang diketahui manusia secara langsung dari
kesadarannya sendiri
Burhanudin salam mengemukakan bahwa pengetahuan yang
dimiliki manusia ada 4 yaitu :
1. 1. Pengetahuan biasa, yaitu pengetahuan yang dalam
filsafat dikatakan dengan istilah common sense, dan sering diartikan sebagai
good sense.
2. Pengetahuan ilmu, yaitu ilmu sebagai terjemahan dari science yang diartikan sebagai pengetahuan yang kuantitatif dan objektif.
3. Pengetahuan filsafat, yaitu pengetahuan yang diperoleh dari pemikiran yang bersifat kontemplatif dan spekulatif, pengetahuan filsafat lebih menekankan pada universalitas dan kedalaman kajian tentang sesuatu.
4. Pengetahuan agama, yaitu pengetahuan yang hanya diperoleh dari Tuhan lewat utusannya, pengetahuan agama bersifat mutlak dn wajib diyakini oleh parapemeluk agama.
2. Pengetahuan ilmu, yaitu ilmu sebagai terjemahan dari science yang diartikan sebagai pengetahuan yang kuantitatif dan objektif.
3. Pengetahuan filsafat, yaitu pengetahuan yang diperoleh dari pemikiran yang bersifat kontemplatif dan spekulatif, pengetahuan filsafat lebih menekankan pada universalitas dan kedalaman kajian tentang sesuatu.
4. Pengetahuan agama, yaitu pengetahuan yang hanya diperoleh dari Tuhan lewat utusannya, pengetahuan agama bersifat mutlak dn wajib diyakini oleh parapemeluk agama.
Dari sejumlah pengertian yang ada sering ditemukan
kerancuan antara pengertian pengetahuan dan ilmu, kedua kata tersebut dianggap
memiliki kesamaan arti bahkan ilmu dan pengetahuan terkadang dirangkum menjadi
kata majemuk yang mengandung arti tersendiri. Dalam kamus besar bahasa
Indonesia ilmu disamakan artinya dengan pengetahuan, ilmu adalah pengetahuan.
Pengetahuan terbagi menjadi 2 yaitu pra ilmiah dan
ilmiah, pengetahuan pra ilmiah adalah pengetahuan yang belum
memiliki syarat syarat ilmiah pada umumnya, sebaliknya pengetahuan ilmiah
adalah pengetahuan yang harus memilki syarat syarat ilmiah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar