Senin, 14 November 2016

Pendirian dan Makna Filosofinya

Setiap individu paling tidak mempunyai satu pendirian, seperti memiliki pijakan kokoh dan jelas yang akan tampak dan dapat dirasakan berbeda dengan yang lain di lingkungannya, seperti hadits ‘ghuraba’ yang banyak kita dengar, sebab memang nyatanya mereka (setiap individu) seperti orang aneh dan asing. 
Tapi tujuannya bukan saja membuat diri sendiri berani menjadi asing, tapi bertahan dan bangga dengan ke’asing’annya yang dianggap benar. Targetnya adalah bukan hanya pada filosofi diri sendiri yang sanggup memegang ‘bara api’, tapi nyaman dengan ‘bara’ yang di pegangnya. Sehingga individu dapat mudah berjalan dengan pendiriannya seperti, menggunakan jilbab panjangnya diantara kerumunan teman-temannya yang tidak berjilbab seakan itu hal yang dengannya cap bahwa dirinya nampak suci, posisi dengan dagu terangkat dan mengetahui bahwa perbedaannya membuat seseorang tersebut spesial di mata Tuhannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar