Jumat, 09 Desember 2016

Para Ahli Lama Melihat Budaya dan Pembentukan Karakter Pendidikan

Arus utama para ahli lama melihat budaya dan pembentukan karakter dalam pendidikan adalah tradisi sekolah umum di Inggris. Hal ini telah mempertahankan subjek tradisional dan pandangan kaum elit tentang pengetahuan sebagai kemurnian dan tak berhubungan dengan kebutuhan mendesak dalam hidup, sebaliknya selalu mengantarkan anak-anak menuju aristokrasi dan kaum ningrat (Meighan, 1986).

Sekolah umum [menyediakan] jalan masuk menuju ‘kelas kepemimpinan". Dalam banyak pendapat, sekolah umum telah sukses. Namun subjek yang mereka ajar terlalu sering mengarah ke dalam hal klasik untuk menemui semua keperluan usia baru, meskipun mereka membentuk dasar untuk sebuah perkembangan tinggi dari budaya di Oxford dan Cambridge, pada kebanyakan Inggris Tennyson. Dalam dunia kecil kehidupan ‘sekolah umum’, karakter memperoleh lebih dari sekedar keaslian. (Trevelyan, 1944, halaman 520).


Ada banyak pendukung modern sudut pandang para ahli lama, yang menekankan nilai kedisiplinan tradisional dan budaya jauh di atas ilmu teknik maupun praktek. Pengertian budaya harus mendahului keterampilan teknis; pada cara ini kejadian yang kebetulan terjadi dalam kehidupan sehari-hari akan ditemukan oleh pikiran yang telah mempersiapkan pertemuan seperti kebetulan dengan mengacu pada hukum filosofi dan pengertian kontekstual.
(Bantock, 1975, halaman 15)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar