Bagaimana
mungkin sebuah pemikiran mengenai matematika, suatu ilmu pasti dapat mengukur kebenaran
yang terjadi di dunia?
1) Mengapa + di kali + hasilnya + ?
2) Mengapa – di kali – atau sebaliknya
+ di kali – hasilnya – ?
+ di kali – hasilnya – ?
3) Mengapa – di kali – hasilnya +?
Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(–) MINUS = SALAH
(+) PLUS = BENAR
(–) MINUS = SALAH
1. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu hal yang
BENAR adalah suatu tindakan yang BENAR. Dapat dilihat pada rumus matematikanya
:
+ x + = +
+ x + = +
2. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu yang
SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang BENAR adalah
suatu tindakan yang SALAH.
Hal ini nampak pada rumus matematikanya :
+ x – = –
– x + = –
Hal ini nampak pada rumus matematikanya :
+ x – = –
– x + = –
3. Mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang
SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR. Bagaimana terjadi? Perhatikan rumus
matematikanya :
– x – = +
– x – = +
Sehingga pelajaran matematika yang biasanya dinilai tidak terdapat hubungannya sama sekali, ternyata sarat makna, yang dapat kita jadikan sebagai pelajaran hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar