Jumat, 09 Desember 2016

Moralitas Kebenaran

Moralitas Kebenaran 

Menurut Gillian (1982) kebenaran (nilai-nilai) ini merupakan bagian dari pengertian kebudayaan. Hal ini karena memberikan standar rasional dan alasan, yang mendorong ke arah penolakan manusia dari unsur-unsur peradilan yang mengurangi kejujuran dan kepentingan dunia.

Moralitas kebenaran disebut sebagai persamaan dan pemusatan pengertian keadilan, ketika etos pertanggungjawaban mempercayakan pada konsep keadilan, pengakuan perbedaan sangat diperlukan. Ketika etos kebenaran adalah sebuah perwujudan dari rasa hormat kesederajatan, menyeimbangkan tuntutan dari yang lain dan diri sendiri, etos pertangungjawaban mempercayai pengertian yang memberikan kebangkitan perasaan dan kepedulian. 

Nilai terpisah dari ideologi ini juga mendorong ke arah penolakan kebijakan dan keputusan yang bermanfaat, sebagai lawan hukum kejujuran dan keadilan. Karena pemusatan alasan, rasionalitas dan logika, ada sebuah estetika kemurnian, menilai penyederhanaan, penjelasan, kemurnian, dan objektivitas dalam penalaran moral, tentunya pada seluruh penalaran. Nilai kemurnian ini merupakan pusat ciri-ciri kedudukan.
(Gilligan, 1982, halaman 164-165).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar