Pengetahuan
dan Mendidik adalah Hal Baik
Seorang
guru mungkin mengajar sebuah pelajaran seperti IPA dengan jurusan murni atau
dalam pandangan akhir yang ekonomis… melengkapi orang-orang dalam bentuk
penjurusan atau melayani sebuah kebutuhan nasional dengan tenaga manusia
terlatih, tanpa banyak berpikir tentang perkembangan individu yang terkait,
sebagai individu. Tapi mengajar orang dengan pandangan akhir yang terbatas
harus dibedakan dari cara mendidik orang.
(Hirst dan Peters, 1970, halaman 28).
Unsur pusat dari ideologi ini adalah
bahwa pendidikan dan pengetahuan adalah baik, sebuah akhir dalam diri mereka, dan
bukan sebuah arti biasa, akhir yang bermanfaat karena telah mendidik dan
mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat pada muridnya. Sehingga, menurut Cardinal
Newman, seorang ahli lama terkemuka di abad lalu:
Meskipun
yang bermanfaat tak selalu baik, yang baik selalu bermanfaat… Pengetahuan mampu
menjadi akhir untuk dirinya sendiri. Seperti halnya dasar pikiran manusia yang
berupa berbagai macam pengetahuan, jika hal ini benar demikian, hal ini
merupakan hadiah.
Pengetahuan tidak hanya bermanfaat dan
kebetulan belaka, yang merupakan milik kita hari ini maupun besok, yang dapat kita bawa ketika ada kesempatan,
kita genggam dalam tangan lalu membawanya ke pasar; ini adalah sebuah cahaya
yang kita peroleh, ini adalah sebuah kebiasaan, sebuah barang pribadi dan anugrah
kita.
(Brent,
1978, halaman 61).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar